Diduga Ada Indikasi Mar Up Harga dan Fiktif, Polisi Diminta Usut Realisasi Dana Desa Tanjung Lama Kecamatan Darul Hasanah Agara

RADAR BARAT

- Redaksi

Jumat, 19 April 2024 - 15:00 WIB

30197 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane |  Karena diduga kuat, ada praktek curang dan pembengkakan//Mark-Up belanja, Realisasi Dana Desa(DD) oleh oknum Pengulu (Kepala Desa ) hingga berpotensi terjadinya tindak pidana (Korupsi Dana Desa), maka sepatutnya pihak Kepolisian maupun Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara untuk secepatnya bisa mengusut tuntas realisasi anggaran dana desa tahun 2023-2024 Kute Tanjung Lama Kecamatan Darul Hasanah kabupaten Aceh Tenggara.

Permintaan tersebut disampaikan oleh beberapa warga setempat, kami menduga bahwa ada perbuatan curang dalam pembelian barang untuk kebutuhan masyarakat alat pertanian yakni Sperayer Booster, dugaan adanya indikasi mar up harga untuk meraup keuntungan secara pribadi maupun kelompok dan golongan tertentu. Ujar warga setempat kepada media ini, yang mereka minta namanya tidak disebutkan.

Mereka yang menjadi sumber media ini menjelaskan bahwa pompa (Sperayer Booster) tersebut pengadaan barang tahun 2024 tahap pertama anggaran nya mencapai Rp
1444 juta rupiah, dengan jumlah barang (unit) 250.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian.menurut informasi harga yang disampaikan oleh oknum Pengulu Kute Tanjung Lama kepada warganya harga per unit Rp 550 ribu rupiah per unit, Sedangkan didalam dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari perusahaan hanya sekitar Rp 385 ribu rupiah per unit nya ditambah dengan ongkos kirim Rp 20 ribu rupiah per unit.

Baca Juga :  Aparat Penegak Hukum Diminta Usut Tuntas Dugaan Pembangunan MCK Fiktif di Desa Lawe Kulok

Dan anehnya lagi bahwa untuk pengadaan barang Sperayer Booster tersebut kalau menurut informasi dari masyarakat yang diterima media, tidak pernah di musyawarahkan dengan masyarakat. Sedangkan sistem pembelian barang langsung dikuasai oleh oknum Pengulu, ini pasti ada kong kalikong dengan pihak lain, untuk meraup keuntungan secara pribadi maupun kelompok dan golongan tertentu. Dan masih banyak lagi anggaran yang diduga kuat di Mark-up Sang Kepala Desa. Yakni realisasi anggaran dana desa tahun 2023 tahap ketiga, diduga kuat fiktif jumlah anggaran nya sekitar Rp 163 juta rupiah.

Warga setempat pun sangat berharap kepada pihak aparat penegak hukum Kepolisian maupun Kejaksaan Aceh Tenggara untuk segera ditindaklanjuti dengan adanya pemberitaan media ini. Sehingga ada efek zera terhadap oknum Pengulu kami yang diduga sudah mempermainkan anggaran dana desa tahun 2023-2024. Karena ada terjadinya tindak Pidana Korupsi dan memeriksa seluruh dokumen SPJ keuangan dana desa.

Baca Juga :  Lembaga KAMPUD Laporkan Dugaan Korupsi di Dinas Kesehatan Lampung Selatan Ke Kejari Setempat

Hal ini sedang dengan UU No 31 Tahun 1999 Tentang TIPIKOR, karena diduga ratusan juta rupiah Dana Negara yang di kucurkan ke desa Tanjung Lama tidak sesuai dengan realita dan fakta di lapangan, negara sudah dirugikan Miliyaran rupiah, ini tanggung jawab kita semua untuk menyelamatkan uang negara dari bajingan perampok dan pencuri uang rakyat.

Masyarakat mempunyai hak untuk melaporkan dugaan telah terjadi Tindak Pidana Korupsi sesuai amah PP 43 Tahun 2018 Tentang Peran Serta Masyarakat dalam pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Pungkas warga .

Terkait adanya dugaan mar up dan fiktif terhadap penggunaan dana desa PJ Pengulu Kute Tanjung Lama Kecamatan Darul Hasanah, Kadri berkali kali dihubungi melalui ponselnya, belum bisa memberikan keterangan. Karena saat dikonfirmasi HP nya tidak aktif. [TIM]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Simalungun Tangkap Mantan Pangulu, Terlibat Korupsi Dana Desa Ratusan Juta Rupiah
Komplotan Oknum Koruptor di PWI Segera Dilaporkan ke APH, Wilson Lalengke Minta Hendry dan Sayid Dicekal
PW IPA SUMUT Suratin Ombudsman selasa depan terkait Sekda dan Asisten III Batubara yang diduga ikut menikmati Suap menyuap PPPK
PW IPA Sumut Kapolda Harus Segera Tetapkan Tersangka dugaan Suap PPPK di Lingkungan Pemkab Batubara
Aparat Penegak Hukum Diminta Usut Tuntas Dugaan Pembangunan MCK Fiktif di Desa Lawe Kulok
Desa Tualang Kecamatan Runding, Jadi Sorotan Publik, Menuai Sejumlah Masalah Korupsi dan Pajak Desa
Lembaga KAMPUD Laporkan Dugaan Korupsi Dinas Perikanan dan Peternakan Lampung Timur Ke Kejati
Lembaga KAMPUD Laporkan Dugaan Korupsi Dinas Kesehatan Lampung Timur Ke Kejati

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 08:10 WIB

Kasat lantas Polres Batu Bara Iptu Andi K Barus, SH, Patroli Antisipasi Geng Motor, Tindak Tegas Sepeda Motor Kenalpot Blong

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:32 WIB

Cooling System Jelang Pilkada 2024 Personil Sat samapta Polres Batu Bara Pesankan Masyarakat Hindari Berita Hoax

Jumat, 12 Juli 2024 - 15:04 WIB

Kapolres Batu Bara Hadiri Kenduri Kampung Bersih Desa di Kapal Merah

Jumat, 12 Juli 2024 - 10:30 WIB

Kasat Res Narkoba AKP Fery Kusnadi, SH, Sosialisasi Bahayanya Narkoba di Desa Suka Maju

Jumat, 12 Juli 2024 - 09:52 WIB

Kasat Res Narkoba AKP Fery Kusnadi, SH, Sosialisasi Bahayanya Narkoba di Desa Suka Maju

Jumat, 12 Juli 2024 - 06:30 WIB

Penggelapan Septor Nazaruddin, Hanafi Diringkus Polisi di Tebing Tinggi

Jumat, 12 Juli 2024 - 03:24 WIB

Kasat lantas Polres Batu Bara, Patroli Blue light Laporan Arus lalulintas Dari Arah Medan Menuju Kota Kisaran Lancar

Jumat, 12 Juli 2024 - 03:21 WIB

Kasat lantas Polres Batu Bara, Patroli Blue light Laporan Arus lalulintas Dari Arah Medan Menuju Kota Kisaran Lancar

Berita Terbaru